Rabu, 29 Mei 2024.Hari ini, Ingka Kristi tampil cantik seperti biasa. Kehadirannya selalu mengisi hari-hariku. Pagi ini, aku menyapanya dengan "Selamat Pagi🙆♂️," dan dia membalas dengan semangat yang menghangatkan hati setelah mendengar keluhanku semalam. Dia bilang, "Semangat ya, masih ada aku." Kebahagiaan meliputi diriku. Pukul 8.20 pagi, dia bilang ngantuk saat bekerja. Memang, dia luar biasa. Pulang larut malam, tidur tengah malam, dan berangkat pagi sekali. Gilanya luar biasa. Setiap kali dia berangkat, aku selalu bilang, "Ati-ati di jalan, Seng," atau kadang hanya "Ati-ati." Dalam hati, doaku panjang, berharap dia selalu selamat dan sehat. Aku menyarankannya menginap saja di mes, tapi dia keras kepala. "Aku kuat," katanya. Aku bertanya, "Kuat kayak Hulk?" Dia menjawab, "No, Wonder Woman!" Aku tertawa, "Kuat banget ya, bisa terbang gak?" Dia balas, "Bisa, terbang dari semua harapan yang gak sesuai ekspektasi." Sekali lagi, kagum pada keberaniannya dan gilanya. Orang mungkin bilang, "Untung dia cantik," tapi aku berpikir, "Untung dia gak gila beneran!" Pekerjaannya hebat, dan aku berharap kemampuan bersosialisasinya semakin baik. Aku yakin dia kuat. Sore hari, aku bilang "Indah" saat berada di sawah. Dia bertanya, "Ngapain di sawah?" Aku jawab, "Istirahat." "Istirahat di sawah?" tanyanya lagi. Aku bilang, "Tenang, hidup lagi cape-capenya, sawah solusinya." Dia setuju, "Iya juga sih." Malam harinya, dia menyapaku dengan wajah cantik tapi lelah. "Gak mood," katanya. Aku mencoba memberi semangat meskipun mungkin tak banyak membantu. "Cape+PMS itu sangat hebat," katanya. Aku tahu pasti sakitnya luar biasa, seluruh tubuh terutama perut. Dia belum pulang juga, katanya masih ada setoran. Dia terus mengeluh lemas. Aku khawatir mendengarnya dan kembali menyarankannya untuk menginap di mes. Tetap saja, dia keras kepala. Pada akhirnya, aku kena marah karena membuatnya kesal saat dia bukan saat kerja tapi datang bulan:). Aku berusaha keras untuk bisa di maafkan sampai akhirnya dia menyuruh untuk membuat cerita. Tapi reaksinya biasa aja. Entah karena ku kirim lewat WhatsApp, Semoga dia memaafkanku. Kalau tidak, aku akan mencubit pipinya tanpa ampun sampai dia memaafkanku.😝